Hai semua, pasti sudah tau kan macam-macam unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman sekitar kita? Ya, menurut kebutuhannya bagi tanaman unsur hara dibagi menjadi dua macam, yaitu unsur hara makro dan mikro. Anyway setiap unsur hara memiliki kegunaan masing-masing loh. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini saya akan mengulas tentang macam-macam unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman beserta kegunaannya.. Cekidoooottt.............
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman ialah Karbon (C),
Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca),
Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe),
Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Unsur hara
tersebut tergolong unsur hara Essensial.
Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi
dua, yaitu:
a. Unsur Hara Makro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar
b. Unsur Hara Mikro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar
b. Unsur Hara Mikro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil
a. Unsur Hara Makro
Unsur hara makro meliputi:
·
Karbon (C)
·
Hidrogen (H)
·
Oksigen (O)
·
Nitrogen (N)
·
Fosfor (P)
·
Kalium (K)
·
Kalsium (Ca)
·
Magnesium (Mg)
·
Belerang (S)
b. Unsur Hara Mikro
Unsur hara mikro meliputi :
·
Besi (Fe)
·
Mangan (Mn)
·
Boron (B)
·
Mo
·
Tembaga (Cu)
·
Seng (Zn)
·
Klor (Cl)
a. Karbon (C)
Fungsi karbon dalam tanaman:
Ø Penting sebagai pembangun bahan organik karena sebagian besar bahan
kering tanaman terdiri dari bahan organik, diambil tanaman berupa C02.
b. Hidrogen (H)
Fungsi Hidrogen dalam
tanaman:
Ø Merupakan elemen pokok pembangunan bahan organik, sumbernya dari air
dan jumlahnya tidak terbatas.
Ø Sebagai penyusun protein, asam lemak ( jenuk atau tidak jenuh), DNA
dan RNA
c. Oksigen (O)
Fungsi oksigen dalam
tanaman:
Ø Terdapat dalam bahan organik sebagai atom dan termasuk pembangunan bahan
organic
Ø Diperlukan untuk respirasi tanaman
d. Nitrogen ( N )
Fungsi Nitrogen bagi
tanaman ialah:
Ø Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif
tanaman, seperti daun, batang dan akar
Ø Berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun yang berguna
sekali dalam proses fotosintesis.
Ø Membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik.
Ø Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan.
Ø Meningkatkan perkembangbiakan mikro-organisme di dalam tanah.
Gejalanya Tanaman yang
kekurangan unsur N :
Ø Pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit,
pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
Ø Nitirogen merupakan unsur mobil didalam tanaman, oleh karena itu
gejala kekurangannya akan dimulai pada daun-daun yang lebih tua.
Gejalanya berupa menguningnya daun. Kadang-kadang disertai dengan berubahnya
warna daun menjadi kemerahan sebagai akibat terbentuknya
"anthocyanin"
e. Phospat/ fofsor ( P )
Fungsi Phospat bagi tanaman ialah :
Fungsi Phospat bagi tanaman ialah :
Ø Untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
Ø Merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih/tanaman muda.
Ø Mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi
tanaman dewasa dan menaikkan prosentase bunga menjadi buah/biji.
Ø Membantu asimilasi dan pernafasan sekaligus mempercepat pembuangaan
dan pemasakan buah, biji atau gabah.
Ø Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu.
Gejala Tanaman yang
kekurangan unsur P:
Ø Pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan
atau kemerahan kurang sehat
Ø Kekurangan fosfor akan memicu rontoknya daun. Sebelumnya daun
menunjukkan gejala muculnya warna kemerahan atau keunguan sebagai akibat
pembentukan anthocyanin.
f.
Kalium ( K )
Fungsi Kalium bagi tanaman
adalah:
Ø Sebagai pengangkut hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air
(dalam proses fotosintesa)
Ø Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit.
Ø Membantu pembentukan protein dan karbohidrat.
Ø Berperan memperkuat tubuh tanaman, mengeraskan jerami dan bagian
kayu tanaman, agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur.
Ø Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit.
Ø Meningkatkan mutu dari biji/buah.
Gejala tanaman yang
kekurangan unsur K :
Ø Batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap
kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul
bercak coklat pada pucuk daun.
Ø Ditandai dengan munculnya bercak-bercak coklat pada pucuk daun,
diikuti dengan mati/"mengeringnya" ujung dan pinggiran daun.
Kejadian ini dimulai dari bagian tanaman yang lebih tua.
g. Kalsium (Ca)
Fungsi kalsium bagi tanaman adalah:
Ø Mengatur permeabilitas
dari dinding sel.
Ø Merangsang pembentukan bulu-bulu akar.
Ø Berperan dalam pembuatan protein atau bagian yang aktif dari
tanaman.
Ø Memperkeras batang tanaman dan sekaligus merangsang pembentukan
biji.
Ø Menetralisir asam-asam organik yang dihasilkan pada saat metabolism.
Ø Kalsium yang terdapat dalam batang dan daun dapat menetralisirkan
senyawa atau suasana keasaman tanah.
Gejala tanaman yang kekurangan unsur Ca:
Ø Pertumbuhan akan terhenti dan bagian-bagian yang telah
terbentuk akan mati dan berwarna coklat kemerah-merahan.
Ø Kekurangan kalsium menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel apikal
pada tunas dan daun. Hal ini menyebabkan tunas dan daun mati. Keadaan ini
sering diawali dengan matinya ("mengeringnya") pinggiran daun muda.
h. Magnesium (Mg)
Fungsi magnesium bagi
tanaman ialah:
Ø Magnesium merupakan bagian tanaman dari klorofil
Ø Merupakan salah satu bagian enzim yang disebut Organic
pyrophosphatse dan Carboxy peptisida
Ø Berperan dalam pembentukan buah
Ø Mempunyai
peranan penting dalam penyusunan klorofil.
Gejala tanaman yang kekurangan unsur Mg:
Ø Pada tanaman penghasil biji-bijian
akan menghasilkan biji lemah, keriput, dan kempes tidak berisi
Ø Kuncup bunga dan buah busuk dan akhirnya
akan gugur
Ø Matinya titik tumbuh pada pucuk dan
akar tanaman
Ø Tepi daun muda mengalami klorosis lalu
menjalar ketulang daun, kuncup tanaman atau tunas muda mati
Ø Pada daun tua tampak bercak coklat,
lalu menguning, mengering lalu mati
i.
Belerang (S)
Fungsi belerang bagi
tanaman ialah:
Ø Berperan dalam pembentukan
bintil-bintil akar
Ø Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam
bentuk cystein, methionin serta thiamine
Ø Membantu pertumbuhan anakan produktif
Ø Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak,
sayuran seperti cabai, kubis dan lain-lain
Ø Membantu pembentukan butir hijau daun
Ø sebagai
ion sulfat didalam air-sel.
Gejala tanaman yang kekurangan unsur S
:
Ø Kekurangan belerang ditandai dengan
menguningnya daun. Diawali dengan daun-daun muda terlebih dahulu.
Kada-kadang disertai juga dengan memerahnya daun.
Unsur Hara Mikro
a. Besi (Fe)
Fungsi unsur hara besi
(Fe) bagi tanaman ialah :
Ø Zat besi penting bagi pembentukan hijau daun (klorofil) dan enzim
Ø Berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak dan protein
Ø Zat besi terdapat dalam enzim Catalase, Peroksidase, Prinodic
hidroginase dan Cytohrom oxidase (Berperan dalam penyusunan enzim)
Ø Pembentukan
enzym-enzym pernapasan yang mengoksidasikan hidrat arang menjadi gas asam
arang dan air.
Ø Berperanan dalam perkembangan kloroplas.
Ø Sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme.
Gejala Kekurangan
Fe :
Ø
Besi ditunjukkan oleh
menguningnya daun yang dimulai dari ujung daun. Daun menjadi sangat mudah patah
dan transparan sebelum terlepas. Hygrophylla sp, dan tanaman air lain dengan
pertumbuhan cepat, pada kondisi kekuerangan Fe, akan menunjukkan gejala ini
terlebih dahulu dibandingkan tanaman lain.
b.
Mangan (Mn)
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi
tanaman ialah:
Ø Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin
terutama vitamin C
Ø Berperan penting dalam
mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
Ø Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam
enzim
Ø Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Ø Merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase,
sintesis protein, karbohidrat.
Ø Dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas,ada
indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil.
Gejala tanaman yang kekurangan
unsur Mn:
Ø Bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis
pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
Ø Kekurangan mangan ditandai dengan menguningnya bagian daun diantara
tulang-tulang daun. Sedangkan tulang daun itu sendiir tetap berwarna
hijau. Bagian yang menguning tersebut akan mati dan meninggalkan
lubang-lubang berbentuk memanjang. Kekurangan Mn sering terjadi sebagai
akibat pemupukan Fe berlebihan sehingga menyebabkan Mn menjadi tidak tersedia.
c. Boron (B)
Fungsi unsur hara Boron
(Bo) bagi tanaman ialah:
Ø Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman
Ø Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan
Ø Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh
pucuk, juga dalam pembentukan tepung sari, bunga dan akar
Ø Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium (K) dan Kalsium
(Ca)
Ø Unsur hara Bo dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk
memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit
Ø Berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein,
fenol dan auksin.
Ø berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel,
permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari.
Gejal tanaman yang
kekurangan unsur B:
Ø Pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati
pucuk (die back), mobilitas rendah, buah yang sedang berkembang sngat rentan,
mudah terserang penyakit.
d. Molibden (Mo)
Fungsi unsur hara Molibdenum
(Mo) bagi tanaman ialah:
Ø Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa
Ø Sebagai katalisator dalam mereduksi N
Ø Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran
Ø Mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine
oksidase.
Gejala tanaman yang
kekurangan unsur Mo :
Ø Dapat menghambat pertumbuhan tanaman
Ø Daun menjadi pucat dan mati dan
Ø Pembentukan bunga terlambat.
Ø Bintik-bintik kuning diantara tulang daur pada daun lebih tua
terlebih dahulu. Diikuiti dengan terbentuknya warna coklat pada pinggiran daun
e. Tembaga (Cu),
Fungsi unsur hara Tembaga
(Cu) bagi tanaman ialah:
Ø Diperlukan dalam pembentukan enzim
Ø Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil)
Ø Mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam
butirat-fenolase dan laktase.
Ø Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan
terhadap perkembangan tanaman generatif
Ø Berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.
Gejala tanaman yang
kekurangan unsur Cu:
Ø Pembungaan dan pembuahan terganggu, warna daun muda kuning dan
kerdil, daun-daun lemah, layu dan pucuk mongering serta batang dan tangkai daun
lemah. Ujung daun mati dan pinggirannya layu.
f.
Seng (Zn)
Fungsi unsur hara Seng (Zn) bagi
tanaman ialah:
ØDalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong
perkembangan pertumbuhan
Ø Diperkirakan persenyawaan Zn berfungsi dalam pembentukan hormon
tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis
Ø Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah
ØPengaktif enzim anolase, aldolase, asam oksalat dekarboksilase,
lesitimase,sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase
(SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase.
Gejala tanaman yang kekurangan
unsur Zn:
Ø Tanaman kerdil, ruas-ruas batang memendek, daun mengecil dan
mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta
adanya nekrosis.
f.
Klor (Cl)
Fungsi unsur hara Khlor (Cl) bagi
tanaman ialah:
Ø Sebagai pemindah hara tanaman,
Ø Meningkatkan osmose sel,
Ø Mencegah kehilangan air yang tidak seimbang,
Ø Memperbaiki penyerapan ion lain
Ø Berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya
dalam evolusi oksigen.
Ø Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman seperti:
tembakau, kapas, kentang dan tanaman sayuran
Ø Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman
Ø Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas,
sisal
Gejala tanaman yang kekurangan unsur Kl :
Ø
Pola percabangan akar abnormal,
gejala wilting (daun lemah dan layu), warna keemasan (bronzing) pada daun, pada
tanaman kol daun berbentuk mangkuk.
